SEMUA AKAN 'NYEBONG' PADA AKHIRNYA?


Oleh : Ahmad Khozinudin
Sastrawan Politik

Bung Sandi atau Sandiaga Salahuddin Uno menerima jabatan sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sandi akhirnya mengikuti jejak seniornya Prabowo Subianto yang telah lebih dahulu menjabat Menteri Pertahanan.

Koalisi adil makmur, begitu jargon Sandi dan Prabowo saat bertarung di Pilpres 2019. Rupanya, Sandi mengikuti jejak Prabowo agar adil, sama-sama menjadi Menteri. Apakah makmur? Jelas, Prabowo saja yang dulu 'berisik' sebelum jadi menteri, sesumbar akan timbul dan tenggelam bersama rakyat, nyatanya sekarang diam. Itu tandanya makmur.

Ciri orang lapar, tidak makmur itu berisik. Kalau sudah makmur akan diam. Tingkat berisik dan kemakmuran, bergantung levelnya.

Ada yang jadi 'juru lapor rezim' melaporkan ulama dan aktivis dengan kompensasi recehan, sudah merasa bersyukur. Ada yang kritis dan dapat komisaris BUMN, merasa cukup dan akhirnya mendengkur.

Prabowo - Sandi, dengan ukuran itu tentu paling makmur. Makanya, Irma Nasdem kecewa, merasa berdarah darah tak kebagian menteri, hanya komisaris. Kini Sandi dengan cuma modal merapat, dapat posisi lebih makmur.

Dulu, pendukung Prabowo sandi mungkin kurang kritis. Yang dimaksud Adil makmur adalah pasangan capres dan cawapresnya, bukan rakyat.

Lalu, apakah fenomena ini menunjukkan pada akhirnya semua akan nyebong? Apakah, sikap kritis itu benar-benar membela rakyat atau karena tidak kebagian jatah kue kekuasaan? Apakah, semua yang berteriak akan bungkam ketika sudah diberi gula gula kekuasaan?

Jawabannya, semua berpulang kepada niat. Semua amalan bergantung pada niatnya. Semua politisi pragmatis, berpolitik memang demi kekuasaan. Kebijakan koalisi atau oposisi, itu semata mata hanya pertimbangan politik kekuasaan, bukan rakyat.

Apalagi, jika berjuang itu diniatkan karena Allah SWT semata, bukan karena dukung mendukung calon atau tokoh tertentu, niscaya ia akan Istiqomah. Niat yang lurus akan melahirkan amalan yang lurus dan berbuah pada konsistensi. Konsisten berada dan bersama rakyat, dan menolak berada dan memberikan dukungan pada rezim yang zalim. 

Wahai umat, sadarilah. Ditengah kalian ada yang tulus memikirkan kalian, ikhlas berjuang untuk kalian. Mereka hanya menginginkan Islam yang dengan Islam, mereka yakin masalah bangsa ini akan terselesaikan.

Karena itu, dukunglah siapapun yang memperjuangkan Islam. Ulurkan tangan, kepada siapa saja yang ingin membela Islam, berjuang menegakkan hukum Allah SWT dimuka bumi ini. [].

Posting Komentar

0 Komentar