MENDAMBA SOLUSI HAKIKI UNTUK PALESTINA


Penulis: Rochma Ummu Arifah

Israel sebagai musuh Palestina sejak lama seakan tak rela membiarkan ada kedamaian di bumi suci ini. Serangan demi serangan tak henti-hentinya diluncurkan hingga detik ini sudah berlangsung puluhan tahun. Tujuannya hanya satu yaitu menduduki tanah suci umat muslim ini dan mengklaimnya sebagai tanah milik mereka.


Seakan Tak Ada Ujung

Serangan yang dilancarkan pihak tentara Israel ke Palestina sudah memakan ribuan bahkan jutaan korban, terutama dari pihak masyarakat sipil. Perundingan demi perundingan sudah dijalankan dengan tujuan mendapatkan solusi jitu dan efektif. Namun sayang, sampai detik ini masalah Palestina seakan tak ada ujung.

Berbagai serangan brutal yang terjadi hanya disambut dengan kecaman para kepala negeri-negeri muslim. Respon paling berani adalah ajakan boikot produk Israel. Namun miris, segala respon yang diberikan masih saja terasa jauh dari tujuan nyata menghentikan invasi Israel ini. Bahkan lebih parahnya lagi, sebagian pemimpin negeri muslim ini seakan menutup mata akan apa yang dialami saudara seaqidahnya di bumi Palestina. Beragam pertimbangan manfaat demi mempertahankan hubungan baik dengan Israel seakan membuat mereka mati kutu tak berdaya di hadapan pembunuh ribuan saudara seaqidahnya ini.


Solusi Hakiki Hanya Dengan Khilafah

Untuk mengirimkan tentara mereka saja, para pemimpin negeri muslim ini juga masih terlihat sangat enggan. Padahal, saat ini, hanya dengan jalan inilah ada kekuatan nyata yang mampu melawan kekuatan militer Israel, yaitu militer negeri-negeri muslim.

Hal ini sebagaimana yang diterangkan oleh Allah di dalam surat Al-Baqarah ayat 190 yang berbunyi, "Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi janganlah melampaui batas Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas."

Hanya saja, keadaan saat ini di mana kaum muslim terpecah-pecah sungguh tak akan mampu untuk menghadirkan solusi tuntas bagi persoalan Palestina. Nyata adanya sebagian besar pemimpin negeri muslim enggan membantu Palestina dalam hal pengiriman bantuan militer ini.

Kekuatan militer muslim yang mumpuni hanya akan terbentuk dalam institusi negara Islam. Militer menjadi satu perhatian utama negara karena menjadi penopang politik luar negeri negara yaitu jihad. Negara memiliki pos anggaran khusus untuk penyiapan militer termasuk tentara dan pengadaan senjata misalnya dalam industri-industri berat. Para laki-laki muslim yang baligh dan mampu akan direkrut menjadi tentara negara, baik tentara reguler dan cadangan. Semua hal ini akan mendukung kekuatan militer negara. Dengan kekuatan militer inilah, Israel dan pasukannya dapat diserang mundur dari tanah Palestina.

Posting Komentar

0 Komentar