NGOTOT KONTESTASI REZIM TAK PUNYA EMPATI


Oleh: Nurhasanah
Muslimah Peduli Umat

Pemihan umun (pemilu)akan di gelar pada taun 2024. Para petinggi negri ini disibukan untuk mencari pasangan dan mematutkan diri menjadi calon pemimpin yang akan datang.

Seperti yang dilakukan oleh ketua umum partai gerinda, prabowo subianto dan puan maharani, keduanya bahkan menyatakan akan terus membangun komunikasi politik.

Prabowo menyatakan komitmen untuk terus membangun komunikasi dengan atas nama untuk kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Dia juga menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan sesi awal memasuki musim politik jelang pemilu 2024.

Ditengah rakyat yang sedang kelimpungan dan kesulitan mengatasi kenaikan BBM, kenaikan harga telur, kenaikan bahan pokok lainnya.

Apa pantas yang mereka lakukan itu?

Kalo melihat fakta yang terjadi saat ini sungguh sangat miris sekali, di saat rakyat sedang kebingungan dan kesulitan ini justru politisi disibukan untuk berebut kekuasaan/jabatan dimana hati nurani dan empati para petinggi negri ini? Hilang sudah fungsi pemerintah yang seharusnya menjaga dan melayani rakyatnya. Inilah gambaran dan watak asli yang dilahirkan dari sistem demokrasi kapitalis.

Mau diadakan pemilu berulang-ulang kali juga hasilnya akan tetap sama, karena akar semua permasalahan yang terus menerus terjadi tidak memiliki solusi pada sistem saat ini. Yaitu sistem yang di anut oleh negri ini, sistem kapitalis sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan. Maka pantas akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang hanya ingin berebut kekuasan bukan untuk meriayah rakyat.

Memang jika dilihat dari jargon demokrasi itu para penguasa adalah pilihan rakyat, namun nyatanya mereka membuat aturan untuk menguntungkan diri sendiri bukan untuk kemaslahatan rakyat.

Jadi apa yang harus dilakukan rakyat sekarang?

Yang harus dilakukan oleh rakyat saat ini tidak lain adalah menyadarkan diri dengan pemahaman yang benar. Tentu dimulai dari mengoreksi penguasa yang sudah terkesan abai kepada rakyatnya, apalagi kita rakyat indonesia yang mayoritas muslim seharusnya memperjuangkan islam dan aturan-Nya sebagai landasan dasar bagi kehidupan, berbangsa dan bernegara. Itu adalah bentuk kepedulian yang nyata terhadap keadaan negara dan masa depannya.

Melalui hadis qudsi allah menyatakan (yang atinya) "jika aku di taati, aku ridha, ketika aku ridha aku berkahi". Jadi sudah seharusnya kita sebagai mahluk yang di ciptakan oleh Allah ï·» harus taat kepada Allah baik rakyat atau pemimpin agar mendapatkan keberkahan baik di dunia maupun diakhirat. Dari sinilah akan lahir pemimpin yang bertakwa dan menjadikan kepemimpinan sebagai amanah yang pasti akan dimintai pertanggung jawabannya oleh Allah ï·» terhadap kepemimpinannya.

Wallohu a'lam Bisshowab

Posting Komentar

0 Komentar