PERTEMPURAN LEBANON DAN ISRAEL MEMANAS, MASUKI FASE BARU


Oleh: Alex Syahrudin
Jurnalis Lepas

Beirut, 22 September 2024 - Wakil pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, mengumumkan bahwa kelompoknya telah memasuki fase baru dalam pertempuran melawan Israel, yang berlangsung di sepanjang perbatasan Lebanon dan Israel sejak perang Gaza pecah pada Oktober tahun lalu. Pernyataan ini disampaikan pada upacara pemakaman komandan senior Hizbullah yang tewas dalam serangan Israel pada Jumat (20/9).

"Kita telah memasuki fase baru, yaitu perhitungan terbuka dengan Israel," ujar Qassem, seperti dilansir dari AFP dan Al Arabiya, Senin (23/9). Ia juga menegaskan bahwa ancaman tidak akan menghentikan langkah Hizbullah, dan mereka siap menghadapi segala kemungkinan militer.

Pernyataan Qassem merupakan tanggapan pertama dari pejabat senior Hizbullah setelah serangan udara Israel menghantam pinggiran selatan Beirut, yang dikenal sebagai markas kuat Hizbullah. Serangan tersebut menewaskan Ibrahim Aqil, komandan unit elite Radwan, bersama belasan komandan lainnya.

Aqil juga merupakan anggota Dewan Jihad, badan militer tertinggi Hizbullah, dan menjadi anggota kedua Dewan tersebut yang tewas dalam serangan Israel, setelah Fuad Shukr terbunuh pada Juli lalu. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sedikitnya 45 orang, termasuk warga sipil, tewas dalam gempuran tersebut.

Sebagai balasan, Hizbullah melancarkan serangan roket ke berbagai target di wilayah Israel, termasuk fasilitas produksi militer dan pangkalan udara di dekat Haifa. Hizbullah menyebut serangan tersebut sebagai "respons awal" terhadap ledakan pager dan perangkat elektronik di Lebanon, yang mereka tuduh dilakukan oleh Israel.

Militer Israel melaporkan bahwa lebih dari 150 roket, rudal, dan drone diluncurkan ke wilayahnya sejak Sabtu (21/9). Israel membalas dengan membombardir ratusan lokasi milik Hizbullah di Lebanon, yang menyebabkan satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka.

Qassem menegaskan bahwa serangan lintas perbatasan dari Hizbullah akan terus berlanjut hingga gencatan senjata di Jalur Gaza tercapai. Ia juga memperingatkan bahwa solusi militer Israel hanya memperburuk situasi di wilayah utara negara itu.

Israel sendiri mengumumkan pemulangan warga dari wilayah utara sebagai salah satu tujuan perang terbaru, seiring dengan eskalasi pertempuran lintas perbatasan.

Posting Komentar

0 Komentar