
Oleh: Ummu Zaid
Penulis Lepas
Idul Fitri bagi umat Islam memiliki makna perjuangan dan kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan. Karena itu, hari raya ini biasanya disambut dengan penuh sukacita di berbagai negeri yang berada dalam kondisi aman dan tanpa konflik. Namun, suasana yang berbeda dirasakan oleh saudara-saudara Muslim di Gaza. Mereka merayakan Idul Fitri di tengah reruntuhan bangunan dan tenda-tenda darurat. Duka dan nestapa seolah tak berujung menimpa warga Gaza.
Penderitaan warga Gaza semakin terabaikan ketika Amerika Serikat dan Israel lebih fokus pada konflik dengan Iran. Ironisnya, sebagian negara Arab Teluk justru bersekutu dengan negara-negara tersebut dan mengesampingkan derita Gaza. Dalam kondisi mengenaskan seperti ini, Idul Fitri seharusnya tidak hanya dirasakan sebagai kebahagiaan, tetapi juga sebagai duka bersama bagi seluruh kaum Muslimin. Umat Islam seharusnya merasakan penderitaan itu sebagai satu tubuh. Namun, kenyataannya, nasib perdamaian dan kemerdekaan Palestina tidak menjadi prioritas bagi Amerika Serikat dan Israel, yang lebih mengedepankan kepentingan hegemoni kekuasaan global.
Al-Qur’an mengajarkan umat Islam untuk bersikap penuh kasih sayang kepada sesama Muslim dan bersikap tegas terhadap orang-orang kafir. Allah ﷻ berfirman dalam Surah Al-Fath ayat 29:
مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ ۚ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ
“Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka.” (QS Al-Fath: 29)
Seharusnya ukhuwah Islamiyyah menjadi pengikat bagi umat Islam di seluruh dunia untuk bersama-sama membebaskan penderitaan saudara seiman. Allah ﷻ juga memerintahkan kaum mukmin untuk berjihad, sebagaimana firman-Nya:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قَاتِلُوا الَّذِينَ يَلُونَكُمْ مِنَ الْكُفَّارِ وَلْيَجِدُوا فِيكُمْ غِلْظَةً ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ
“Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu, dan hendaklah mereka menemui ketegasan darimu, dan ketahuilah bahwa Allah bersama orang-orang yang bertakwa.” (QS At-Taubah: 123)
Jihad akan terlaksana secara optimal apabila negeri-negeri Muslim bersatu di bawah kepemimpinan Khilafah ala minhajin nubuwwah. Persatuan ini adalah kebutuhan mendesak untuk menolong saudara-saudara kita di Gaza agar terbebas dari penjajahan Israel.

0 Komentar