SAMPAI KAPAN PENGHINAAN TERHADAP NABI BERAKHIR


Oleh: Ai Siti
Muslimah Peduli Umat

Baru-baru ini penghinaan terhadap Nabi Muhammad ï·º kembali terulang, penghinaan yang dilakukan oleh elite politik BJP (partai nasional Bharatiya Janata Party) bukanlah yang pertama kali, penghinaan seperti ini berulang-ulang mereka lakukan.

Bukan hanya itu sejak partai BJP berkuasa mereka juga melakukan kedzaliman terhadap umat Islam India seperti pembunuhan, penghancuran mesjid, pembakaran rumah dan toko umat Islam, larangan berhijab bagi pelajar muslimah India.

Perlakuan zalim atas umat Islam di India sudah seharusnya dihentikan, tidak cukup dengan kecaman dari para penguasa negri-negri Islam atau boikot ekonomi apalagi kita tahu kecaman penguasa negeri Islam kerap kali hanya sekedar formalitas, untuk mendapatkan simpati umat Islam. Hal ini tidak akan menghentikan tindakan keji rezim penguasa India yang harus dilakukan adalah tindakan yang signifikan dan konkrit, yaitu keberadaan kekuatan politik global dunia Islam.

Kekuatan politik global ini penting, mengingat apa yang dilakukan India, tidak bisa dilepaskan dari lampu hijau negara-negara imperialis Barat, dukungan Barat atau diamnya Barat telah membuat penguasa India berani. Hal yang sama juga terjadi di negara lainnya seperti Suriah, muslim Rohingya di Myanmar, Palestina, dan muslim Uighur di Cina.

Kondisi ini diperparah oleh penguasa-penguasa di negeri Islam yang menjadi boneka Barat yang masih melakukan hubungan diplomatik, ekonomi, dan militer dengan negara-negara Barat.

Kekuatan politik global Islam hanya bisa dibangun kalau umat Islam memiliki negara global adi daya yang mempersatukan umat Islam, dan bukanlah negara bangsa(nation state) yang justru memecah belah dan memperlemah umat Islam, akan tetapi dengan adanya negara yang mengurus rakyat dengan syariah Islam, menyatukan umat Islam, memobilisasi militer negeri-negeri muslim dan membangun kesejahteraan umat Islam yaitu adanya khilafah Rasyidah ala minhajinnubuwah.

Wallohu a'lam bisshawab

Posting Komentar

0 Komentar