
Oleh: Nina
Muslimah Peduli Umat
Masalah utang jumbo yang dimiliki sejumlah badan usaha milik negara atau BUMN terus mengemuka sejak beberapa waktu terakhir.
Banyak perusahaan negara yang terlilit utang menggunung jauh pandemi Covid-19. beban utang BUMN ini sebenarnya di sebabkan karena dua hal. Pertama, "dampak Covid-19 memukul kinerja semua industri termasuk BUMN".
Kedua, kinerja BUMN tersebut buruk, mismanagement, investasi yang tidak produktif, serta agility yang rendah menghadapi dinamika perubahan eksternal yang terjadi.
Berbeda dengan sistem islam, Dalam sistem kapitalis, hubungan pemerintah dengan rakyat menggunakan paradigma bisnis yaitu untung dan rugi. Karena itulah dalam sistem kapitalis subsidi yang diberikan kepada rakyat dianggap beban. Para pemimpin kapitalis dan intelektual kapitalis selalu berupaya untuk mencari dalih atau alasan agar subsidi dihapuskan. Dalam kasus penghapusan subsidi BBM beberapa tahun yang lalu, mereka membuat alasan agar penghapusan subsidi itu menjadi logis akan tetapi faktanya setelah subsidi dihilangkan, APBN tetap defisit.
Islam mengatur segala permasalahan hidup baik politik ekonomi muamalah Dll
Di dalam islam pemelihara dan pengatur urusan rakyat dan menetapkan hukum lalu perundang-undangan yang berkaitan dengan ekonomi, pengelolan sumberdaya alam dan lainnya, semua berdasarkan hukum Allah. Karna dia yang mengetahui segala permasalahan hidup dan tentu saja mengetahui solusi setiap masalah. Islam sebagai sistem hidup yang sempurna. Pengelolaan sumberdaya alam dalam sistem ekonomi islam memiliki dua prinsip yaitu pengelolaan berdasarkan ri'ayah dan pengelolaan secara profesional sehingga bebas dari korupsi dan kolusi. Mekanisme tersebut hanya bisa dilaksanakan dalam sistem ekonomi islam yang diterapkan oleh negara yang menerapkan syariah secara kaffah.
Jadi sudah jelas kebangkrutan BUMN ini terjadi karena kesalahan sistem kapitalis yang mana tujuannya hanya keuntungan dan manfaat, bukan untuk kemaslahatan ummat. Sudah saatnya sistem islam diterapkan di negara ini, karena terbukti diterapkannya sistem kapitalis gagal dalam mensejahterakan rakyatnya, gagal mengelola perusahaan-perusahaan milik negara.
Wallohu a'lam Bisshowab

0 Komentar