
Oleh: Umi Hafizha
Sebagai wanita muslimah sejati, tak ada kata tawar menawar di dalam menjalankan syariat, dari apa yang telah Allah wajibkan pada dirinya. Muslimah sejati tak akan pernah protes terhadap apa yang telah Allah wajibkan baginya untuk menutup aurat. Hijab merupakan identitas muslimah sejati. Hijab bukanlah suatu produk manusia, melainkan adalah bentuk ketaatan kepada Sang Pencipta. Karenanya, dibalik hijab terdapat pesan moral yang sangat berharga.
Pada dasarnya kewajiban berhijab (mengenakan kerudung) bagi kaum hawa bukan untuk mendiskriminasi atau mengkerdilkan wanita. Bukan pula sebab menjadikan wanita keterbelakangan sebagaimana yang telah dituduhkan oleh sebagian orang bodoh yang tak suka dengan ajaran mulia Islam. Akan tetapi, pada realitanya, dibalik hijab terdapat nilai-nilai positif yang perlu disyukuri bagi kaum hawa, disamping pasti bernilai pahala jika didasari atas ketertundukan dan ketaatan kepada yang mewajibkannya: Allah Yang Maha Kuasa.
Jikalau masih ada sebagian orang yang nyinyir dengan hijab yang dipakai oleh wanita muslimah sejati dengan menyatakan hijab sebagai biang kemunduran, keterbelakangan dan kemorosotan jati diri. Katakan padanya bahwa Hijab adalah syiar Islam, pakaian ketakwaan, mahkota keagungan dan kemuliaan bagi kaum muslimah. Dalam Al-Qur’an surah Al-Ahzab: 59 dinyataka bahwa hijab menjadi bukti pembeda antara muslimah sejati dan wanita Jahiliyah.

0 Komentar