
Oleh: Ummu Zaid
Penulis Lepas
Dunia saat ini tengah dilanda berbagai persoalan yang semakin memperburuk keadaan umat Islam. Masalah-masalah ini seharusnya menjadi perhatian serius untuk merubah kondisi yang ada dan melakukan perubahan nyata. Terlebih lagi, dunia masih berada di bawah kendali Amerika Serikat, yang dengan ideologi kapitalismenya telah menyebabkan umat Islam terjajah, lemah, menderita, dan semakin sekuler. Belum lagi berbagai bencana ekologis yang melanda dunia, seperti pemanasan global dan perubahan iklim, yang semakin memperburuk situasi, serta bencana besar yang terjadi di Sumatra dan Aceh, semua ini merupakan dampak dari keserakahan kepemimpinan kapitalisme global.
Di sisi lain, Amerika Serikat terus menunjukkan arogansinya dengan serangan dan ancaman terhadap berbagai negara, termasuk Venezuela. Di negara ini, presiden Venezuela ditangkap dengan tuduhan terlibat terorisme dan narkoba. Namun, di balik penangkapannya, terdapat motif lain, yaitu menguasai sumber daya alam Venezuela yang kaya, terutama tambang. Hal serupa pernah terjadi di Irak, yang dituduh memiliki senjata pemusnah massal. Dalam setiap langkahnya, Amerika seringkali melakukan standar ganda agar apa yang dilakukannya bisa diterima dan dianggap sah.
Ideologi kapitalisme sekuler telah merusak berbagai aspek kehidupan umat Islam. Dalam hal akidah, kapitalisme menanamkan paham moderasi agama, pluralisme, dan toleransi agama sesuai dengan standar Barat. Dalam muamalah, standar halal-haram seakan tidak diperhatikan lagi, dengan praktik riba yang terus berkembang. Di sisi lain, dalam akhlak, umat Islam semakin terpengaruh identitas Barat, dengan gaya hidup kapitalis, politik Machiavelli, dan sosial budaya yang dipenuhi dengan pergaulan bebas, hedonisme, dan permisif. Selain itu, pendidikan berbasis sekularisasi semakin merajalela.
Amerika Serikat pun menggunakan berbagai cara untuk melakukan penjajahan, termasuk aneksasi negara-negara demi menguasai sumber daya alam mereka. Semua itu dilakukan tanpa memperhatikan tatanan hukum internasional atau kecaman dari masyarakat dunia, seperti yang terjadi di Venezuela dan Irak.
Islam, sebagai agama yang sempurna, memiliki solusi untuk mengatasi semua masalah ini. Islam mengatur kehidupan manusia dalam segala aspek, baik itu individu, masyarakat, maupun negara. Oleh karena itu, keberadaan ideologi Islam dapat menjadi modal kebangkitan umat untuk melawan hegemoni Amerika Serikat. Kepemimpinan Islam adalah satu-satunya harapan untuk mengembalikan tatanan kehidupan dunia yang penuh rahmat. Khilafah Islam tidak hanya melindungi umat Islam, tetapi juga seluruh umat manusia dari kedzaliman, kemungkaran, kemaksiatan, serta berbagai kerusakan yang dapat merugikan umat manusia itu sendiri.
Allah ï·» berfirman:
ÙˆَÙ…َا Ø£َرْسَÙ„ْÙ†َاكَ Ø¥ِÙ„َّا رَØْÙ…َØ©ً Ù„ِّÙ„ْعَالَÙ…ِينَ
"Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam." (QS. Al-Anbiya' 107)
Pelajaran yang bisa kita petik dari surat ini adalah bahwa dengan menerapkan Islam Kaffah dalam bingkai negara, dunia akan mendapatkan rahmat dan kebaikan yang tidak hanya terbatas bagi umat Islam, tetapi juga untuk seluruh umat manusia. Ini adalah solusi yang sejati untuk menciptakan dunia yang lebih baik bagi semua.

0 Komentar