
Oleh: Muhar
Jurnalis Lepas
Cendekiawan Muslim Ustaz Muhammad Ismail Yusanto (UIY) mengungkapkan bahwa kampanye war on terrorism bermaksud untuk menutupi perang kepada Islam.
"War on terrorism, hanya untuk menutupi maksud sesungguhnya, yaitu perang kepada Islam," ujarnya dalam video bertajuk "Terorisme, Perang Terselubung Melawan Islam" di kanal YouTube UIY Official pada Kamis (17/9/2026).
Berdasarkan List of Foreign Terrorist Organizations (FTO), UIY membeberkan, lebih dari 99 persen daftar teroris tersebut berasal dari individu dan kelompok Islam.
Ia menegaskan, jika terorisme diartikan sebagai individu, kelompok, bahkan negara yang menggunakan kekerasan untuk meraih tujuannya, mestinya siapa saja yang melakukan kekerasan harus dianggap teroris.
UIY berujar, jika Indonesia sudah betul-betul merdeka, seharusnya tidak ikut-ikutan termakan propaganda narasi terorisme ini.
Oleh karena itu, ia menekankan agar Indonesia jangan pernah ikut-ikutan terbawa arus propaganda war on terrorism, yang pada hakikatnya adalah war on Islam (perang melawan Islam).
Mestinya, kata UIY, segala yang berbau Islam di negeri ini tidak sulit untuk diterapkan.
"Kita perlu 11 tahun loh untuk urusan kerudung. Itu hanya untuk urusan kerudung. Urusan kerudung 11 tahun," tandasnya.

0 Komentar