
Oleh : Ahmad Khozinudin
Sastrawan Politik
Kalau semua rakyat melawan, dia bisa apa ? Kalau semua rakyat bangkit, dia bisa apa ? Kalau semua rakyat bergerak, mau ambil yang mana ? Kalau semua penjara penuh, mau tangkap apa ?
Kalau semua melawan, aparat bisa apa ? Mereka juga dari rakyat, lahir dari rahim rakyat, dibesarkan oleh rakyat, makan dan minum dari gaji rakyat. Tega mau menumpas rakyat ?
Kalau semua ormas bicara, dia bisa bungkam siapa ? Kalau semua tokoh intelektual bersuara, mau tuduh hoaks siapa ? Kalau semua buruh bergerak, mau disekat dan dihalangi dengan cara apa ? Kalau semua pengusaha terdampak, industri macet, dia bisa apa ?
Kalau sosial media menyuarakan nurani rakyat, tirani bisa berbuat apa ? Kalau mayoritas menuntut keadilan, kezaliman bisa apa ? Kalau semua memilih tetap teguh dalam kebenaran, kebatilan bisa apa ?
Kalau rakyat cabut mandat, legitimasi kekuasaan ditopang apa ? Kalau pilar legitimasi itu roboh, berkuasa atas dasar apa ?
Berkuasa itu karena didukung rakyat, punya rakyat, dibela rakyat. Kalau rakyat tak mendukung, rakyat melawan, rakyat tak mengakui kekuasaan. Lalu mau kabur kemana ?
Kalau rakyat sudah mengadu kepada Allah SWT, menyerahkan urusan kepada-Nya, siapa yang mampu menghalangi dikabulkannya doa orang yang terzalimi ? Kalau Allah SWT berkehendak mencabut kekuasaan, siapa yang mampu mengelak dari takdir Allah SWT ?
Kami rakyat memang kecil, tapi karena kami Negara ada. Kami memang berkekuatan kecil, namun kamilah yang menyebabkan pejabat berkuasa.
Kami sudah dan siap bersabar, tapi kami juga punya hak melawan dan mengakhiri penindasan. Kami, saat bersatu tak akan bisa dikalahkan. se Tiran apapun kekuasaan itu.
Urat takut kami sudah putus, kezaliman kalian lah yang memutuskannya. Kami sudah tak takut penjara, sebagaimana kalian telah banyak memenjarakan kami pada aksi aksi sebelumnya.
Kami tak percaya, dengan apapun yang kalian serukan. Kami lebih melihat apa yang kalian lakukan, bukan apa yang kalian katakan.
Bahasa kezaliman kalian, lebih pekat ketimbang rayuan gombal tentang keadilan. Kami, telah melihat wujud asli kalian, meski dibungkus topeng apapun.
Jadi, jika kami melawan, menuntut keadilan, kalian bisa apa ? Jika rakyat kompak minta mundur, dia bisa apa ? [].

0 Komentar