HANYA ATURAN ISLAM YANG MAMPU MELAHIRKAN GENERASI EMAS


Oleh: Enung Nurhayati
Muslimah Peduli Umat

Tindakan kriminal di negeri ini semakin mengkhawatirkan, bukan hanya dilakukan oleh orang dewasa, remaja, atau pelajar, bahkan anak di bawah umur sudah berani melakukan tindakan berbahaya. Mereka terlibat dalam pembunuhan, penganiayaan, pencurian, pembegalan, pemerkosaan, geng motor, serta tawuran.

Sistem pendidikan sekarang, dengan kurikulum yang berganti-ganti, ternyata gagal melahirkan generasi yang beriman dan bertakwa. Akibatnya, tindak kriminal semakin merajalela. Pemerintah telah gagal menjalankan misi mencerdaskan kehidupan bangsa, jauh dari mewujudkan generasi yang beradab dan berakhlak mulia.

Sistem pemerintahan yang sekuler juga menjadikan negara yang mayoritas penduduknya Muslim, tetapi sangat jauh dari nilai-nilai agama. Umat Muslim merasa sudah cukup dengan menjalankan ibadah ritualnya saja tanpa memperhatikan keadaan umat di sekitarnya.

Keadaan seperti ini, jika terus dibiarkan, akan berakibat fatal, terutama bagi generasi muda. Alih-alih generasi muda menjadi harapan bangsa dan negara, mereka malah menjadi tumpuan yang rapuh di masa depan.

Untuk memperbaiki keadaan ini, diperlukan peran serta berbagai pihak, dimulai dari keluarga, masyarakat, terutama negara. Ketiga unsur yang terkait harus saling bergandeng tangan dalam suatu aturan hidup yang menuju arah perbaikan akidah kaum Muslimin. Di mana akidah atau keyakinan yang kuat merupakan modal utama untuk menciptakan generasi bertakwa yang penuh dengan keimanan.

Pada dasarnya, fitrah anak adalah Islam. Jika sistem pendidikan yang membesarkan dirinya sekuler (menjauhkan anak dari Islam), maka akan lahir generasi amoral yang mengabaikan perintah dan larangan Allah ï·».

Maka, sistem pendidikan Islam adalah solusi yang memiliki karakteristik yang didasarkan pada prinsip-prinsip ajaran Islam, yang bertujuan untuk membentuk umat yang mempunyai karakter utama, yaitu pola pikir Islam (al-aqliyah al-Islamiyyah), pola sikap Islam (an-nafsiyyah al-Islamiyyah), dan berkepribadian Islam (bersyaksiyah Islam).

Dalam Islam, pendidikan bukanlah sekadar media transfer ilmu pengetahuan, tetapi lebih dititikberatkan pada pembentukan kepribadian yang islami. Negara Islam atau khilafah akan menerapkan sistem pendidikan yang berbasis akidah Islam, tentu saja dengan menggunakan sistem pengajaran Islam.

Dengan sistem ini, kita yakin akan membentuk atau menciptakan generasi muda yang berkualitas dengan akidah dan keimanan yang tangguh. Sekaligus akan mewujudkan generasi emas yang akan menjadi penerus guna melanjutkan kehidupan Islam. Karena sistem pendidikan Islam mengintegrasikan ilmu agama (akidah, fiqih, tasawuf/akhlak), dengan ilmu duniawi (sains, matematika, dan teknologi).

Tujuannya adalah untuk menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas dalam urusan dunia, tetapi juga memiliki pemahaman dalam agama, dan mampu menerapkan nilai-nilai Islam secara kaffah dalam setiap aspek kehidupan. Sistem Islam akan melahirkan generasi emas, tentu saja generasi yang beriman, bertakwa, cerdas, dan berprestasi.

Wallahu a'lam bissawab.

Posting Komentar

0 Komentar