ANGGARAN MBG 2026 TEMBUS 335 T, SKALA PRIORITAS NEGARA DIPERTANYAKAN


Oleh: Muhar
Jurnalis

Anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026 diprediksi menembus Rp 335 triliun. Beredar kabar, nilai tersebut menyedot lebih dari 40 persen dari total anggaran pendidikan nasional.

Menanggapi hal itu, influencer dakwah Aab Elkarimi mempertanyakan prioritas kebijakan tersebut dalam konteks pembangunan bangsa. Menurutnya, persoalan utama bukan pada penting atau tidaknya makan bergizi, melainkan pada pilihan strategis negara dalam mengalokasikan anggaran besar.

"Gizi itu adalah fondasi biologis. Iya, anak lapar sulit belajar, otak butuh nutrisi, itu benar. Tapi pertanyaannya bukan apakah makan penting? Melainkan apakah ini prioritas yang paling strategis untuk membangun sebuah bangsa?" ujarnya dalam video bertajuk "335 Triliun Rupiah, Anggaran Besar tuh..", di kanal YouTube Khilafah News, Kamis (15/01/26).

Aab menilai, dengan anggaran sebesar itu, negara sejatinya memiliki banyak opsi kebijakan lain yang juga mendesak. Ia menyoroti mahalnya pendidikan tinggi, tingginya Uang Kuliah Tunggal (UKT), serta masih banyaknya sekolah rusak yang belum diperbaiki.

Ia juga membandingkan besarnya anggaran MBG dengan kondisi kesejahteraan tenaga pendidik. Menurutnya, alokasi sekitar Rp 25 triliun per bulan untuk MBG kontras dengan realitas guru honorer yang masih menerima upah sangat rendah.

"Dan pernah nggak sih kita membayangkan, dana 25 triliun per bulan untuk MBG itu masih bersamaan dengan ditemukannya guru honorer yang digaji 300.000 sebulan?" katanya.

Selain itu, Aab mengungkapkan adanya perbandingan yang beredar di media sosial terkait besaran anggaran tersebut.

"Dan gua nemuin meme ini, jadi meme yang menjelaskan dana sebulan MBG itu setara dengan dana pendidikan 40 tahun di ITB. Wow!" kejutnya memungkasi.

Posting Komentar

0 Komentar