KEJAHATAN ISRAEL SEMAKIN MEMBABI-BUTA, WARGA GAZA LENYAP MENGUAP


Oleh: Ermawati
Aktivis Dakwah

Ramadhan, bulan yang suci dan penuh berkah, seharusnya menjadi waktu untuk memperkuat ketakwaan, meningkatkan solidaritas sosial, dan mengasah rasa empati terhadap sesama. Namun, di tengah berkahnya bulan ini, kekejaman Zionis Israel terhadap Gaza semakin menggila. Kejahatan yang dilakukan Israel tidak hanya berlanjut, tetapi semakin membabi-buta. Mereka menyerang Palestina menggunakan senjata terlarang yang menghilangkan nyawa ribuan warga tanpa jejak, seolah-olah mereka menguap begitu saja. Sungguh, Israel melaksanakan serangan ini bahkan saat banyak warga Palestina sedang menjalankan ibadah puasa dengan penuh ketidakpastian dan rasa takut.

Israel diyakini menggunakan senjata termal dan termobarik untuk membunuh ribuan warga di Jalur Gaza, Palestina. Senjata-senjata ini memiliki dampak yang sangat mengerikan, di mana jasad korban seolah menguap atau hilang begitu saja, meninggalkan sedikit sekali jejak selain percikan darah dan potongan tubuh yang hancur. Ribuan warga Gaza telah menjadi korban serangan bom termal dan termobarik, senjata yang dapat menghilangkan target tanpa meninggalkan apa pun kecuali serpihan tubuh yang hancur. (CNN Indonesia, 14/02/2026)

Tindakan biadab dan kejam Israel semakin menunjukkan bahwa mereka tidak lagi mengindahkan nilai-nilai kemanusiaan. Israel menggunakan senjata yang telah dilarang oleh dunia internasional karena dampaknya yang luar biasa mengerikan. Mayat yang hilang seolah menguap, meninggalkan hanya potongan kecil tubuh dan percikan darah. Ini adalah genosida dan pembunuhan massal yang terjadi di Gaza. Israel benar-benar berniat melenyapkan seluruh penduduk Gaza dan menguasai tanah Palestina.

Apa yang dilakukan Israel sudah sangat jelas melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Upaya mereka untuk menguasai tanah Palestina semakin membabi-buta dan tidak menunjukkan rasa kemanusiaan sedikit pun. Yang mereka serang bukan lagi anggota Hamas, tetapi penduduk sipil biasa (orang tua, anak-anak, keluarga yang tidak berdosa) yang harus menanggung akibat dari kekejaman Israel dan ketamakannya dalam menguasai Palestina. Bahkan, selain kejam, Israel juga sering kali curang dengan melanggar perjanjian gencatan senjata yang telah disepakati, terus menyerang penduduk sipil tanpa henti.

Sesungguhnya, tindakan Israel sudah tidak bisa ditoleransi lagi, dan upaya untuk berunding pun seolah sia-sia. Israel telah terbukti berulang kali mengingkari setiap perjanjian yang disepakati. Berapa banyak perjanjian gencatan senjata yang telah disepakati, tetapi tetap dilanggar oleh Israel? Namun, sayangnya, dunia seolah buta terhadap darah yang terus mengalir di tanah Palestina, dan teriakan minta tolong dari saudara-saudara Muslim di sana. Para pemimpin Muslim hari ini tampaknya lebih takut kehilangan harta dan jabatan mereka daripada kehilangan saudara-saudara seiman yang sedang berjuang.

Pembentukan Board of Peace semakin memperlihatkan betapa menguntungkannya posisi Israel. Sekutunya, Amerika, yang sangat mendukung kebijakan Israel untuk menguasai Palestina, kini turut merancang upaya untuk melanggengkan penjajahan ini. Padahal, pembentukan Board of Peace ini seharusnya dimaksudkan untuk melindungi Palestina, tetapi kenyataannya justru untuk melanggengkan penjajahan Israel. Mengapa dunia diam saja? Mengapa hukum internasional tidak berfungsi? Apakah mereka tidak melihat darah dan air mata yang telah mengering di Palestina?

Sistem kapitalis sekuler yang menguasai dunia saat ini memisahkan agama dari kehidupan sehari-hari, menciptakan sekat-sekat pemisah antara negara-negara Islam. Sistem ini telah memecah belah umat Islam, menyebabkan mereka terpecah dan terlarut dalam arus kapitalisme yang merusak. Sayangnya, umat Muslim sendiri banyak yang terlena dan lebih mengutamakan keuntungan pribadi, tanpa memperhatikan saudara-saudara mereka yang membutuhkan uluran tangan. Palestina harus terbebas dari cengkeraman penjajahan Israel, dan untuk itu, kita harus bangkit dan bersatu.

وَلَا تَرۡكَنُوٓاْ إِلَى ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ فَتَمَسَّكُمُ ٱلنَّارُ وَمَا لَكُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ مِنۡ أَوۡلِيَآءَ ثُمَّ لَا تُنصَرُونَ
"Janganlah kalian cenderung kepada para pelaku kezaliman yang menyebabkan kalian disentuh oleh api neraka. Sekali-kali kalian tidak mempunyai seorang penolong pun selain Allah, kemudian kalian tidak akan ditolong." (QS. Hud [11]: 113)

Umat Islam wajib bersatu di bawah kepemimpinan Khalifah untuk memerangi Israel. Jangan biarkan Israel merusak dan memecah belah umat. Dengan bersatunya umat, segala bentuk kekejaman dan kezaliman akan berakhir. Marilah kita bersatu dan menegakkan kembali kehidupan dan syariat Islam di bawah naungan Khilafah Islamiyyah, yang akan membawa kedamaian dan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia.

Allahu a'lam bissawab

Posting Komentar

0 Komentar