BOP: OPINI SESAT BUATAN PENGKHIANAT


Oleh: Syifa Salsabila
Santriwati PPTQ Darul Bayan Sumedang

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Halo semua, bagaimana kabarnya? Alhamdulillah jika kita berada dalam keadaan baik dan sehat. Semoga Allah ﷻ senantiasa menjaga kita dalam perlindungan-Nya. Teman-teman, tahukah bahwa rasa aman juga merupakan salah satu nikmat besar yang patut kita syukuri? Jaminan keamanan adalah karunia yang sangat berharga. Namun, di belahan dunia lain, ada saudara-saudara kita yang justru kehilangan jaminan keamanan, bahkan setelah dibentuk suatu forum khusus yang disebut-sebut akan menyelesaikan persoalan tersebut. Ya, mereka adalah kaum muslim di Palestina.

Beberapa waktu lalu, disepakati sebuah forum BOP yang mengklaim akan mengawasi perdamaian Palestina-Israel, termasuk mengawal masa transisi dan rekonstruksi di Palestina pascakonflik. Forum ini disebut beranggotakan 26 negara, termasuk Indonesia, dengan misi mengawal gencatan senjata, bantuan kemanusiaan, dan solusi dua negara. Akan tetapi, fakta di lapangan menunjukkan bahwa berbagai tindak kekerasan masih terus berlangsung. Serangan udara masih terjadi, warga sipil tetap menjadi korban penangkapan dan penganiayaan, bahkan muncul kabar mengenai penggunaan senjata dengan panas sangat tinggi yang menyebabkan jenazah sulit dikenali.

Semua fakta tersebut menjadi bukti bahwa Zionis yang bersekutu dengan Amerika Serikat tidak akan sungguh-sungguh memberikan solusi atas penjajahan di Palestina. Karena itu, BOP dipandang bukan sebagai jalan keluar yang hakiki, melainkan hanya menjadi alat legitimasi atas agenda-agenda yang justru merugikan rakyat Palestina, termasuk proyek New Gaza.

Kaum muslim tidak boleh menggantungkan nasib saudara-saudaranya di Palestina kepada forum semacam ini. Allah ﷻ telah mengingatkan dalam Al-Qur’an bahwa permusuhan terhadap Islam akan terus ada, sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Ma’idah ayat 82. Maka, bagaimana mungkin kaum muslim menaruh kepercayaan penuh kepada pihak-pihak yang secara nyata memiliki rekam jejak permusuhan terhadap umat Islam?

Kesengsaraan yang dirasakan kaum muslim di berbagai belahan dunia hari ini juga menunjukkan bahwa umat kehilangan perisai dan pemersatu. Dalam pandangan Islam, perisai itu adalah khilafah. Dengan khilafah, kemuliaan dan keamanan kaum muslim diyakini dapat terjamin, karena tugas seorang pemimpin dalam Islam adalah melayani dan melindungi umat. Sebagaimana dalam hadis disebutkan: “Sesungguhnya imam (khalifah) itu adalah perisai; orang-orang berperang di belakangnya dan berlindung dengan kekuasaannya.”

Karena itu, sudah semestinya umat Islam kembali memiliki kesadaran politik Islam yang benar. Umat harus disadarkan tentang realitas penjajahan dan kejahatan Israel terhadap Palestina. Umat juga harus terus menyebarkan opini Islam agar tidak mudah tertipu oleh narasi-narasi yang menyesatkan. Selain itu, kaum muslim perlu membuka mata terhadap bahaya pengkhianatan para penguasa negeri-negeri muslim yang justru tidak sungguh-sungguh membela kepentingan umat.

Pada akhirnya, perjuangan membela Palestina tidak cukup hanya dengan simpati dan kecaman. Perjuangan itu harus diarahkan pada upaya membangun kembali kekuatan Islam global melalui persatuan umat dan penegakan kembali khilafah sebagai institusi yang diyakini mampu menjadi pelindung kaum muslim dari dominasi penjajah dan kezaliman Zionis Israel.

Wallahu a’lam bi ash-shawab.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Posting Komentar

0 Komentar